23 April 2005

Yogyakarta: Setelah 22 tahun... (Bahagian 03)


Ngamen dalam Bus... tak ada yang berubah. Sejak aku di Yogya 22 tahun yang lalu ngamen ada di mana-mana. Ngamen adalah pemuzik jalanan. Sewaktu aku naik bus dua orang datang ngamen, pertama dua orang kanak-kanak perempuan (10 tahun) dengan alat muzik sederhana dan kedua anak muda dengan gitar. Pengamen pertama kuberi Rp 200,- dan pengamen kedua Rp 500,- sebab suaranya boleh tahan juga.
Semalam sekaten telah berakhir. Hari ini di alunalun utara kraton Yogya kelihatan peserta ekspo membongkar tempat pekspo masing-masing.
Catat Ulasan